Isi Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat Part 1 membuatku belajar banyak hal akan kesuksesan.

Buku ini merupakan terjemahan dari buku “The Subtle Art of Not Giving a F*ck“.

Lantas, mengapa cara bersikap bodo amat ini penting?

Sebelum itu, sadarkah bahwa kita manusia dengan ambisi ingin sukses?

Apalagi banyak yang mengatakan bahwa orang sukses hanya yang memiliki pemikiran yang positif?

Apakah itu benar terjadi?

Bahwa seseorang yang sukses itu belum tentu orang yang memiliki pikiran positif .

Bahkan  orang yang memiliki pikiran negative belum tentu orang itu tidak bisa sukses.

Bahkan orang yang berpikiran negative biasanya  memiliki banyak pikiran, karena dia memiliki banyak pengalaman dari pada orang yang berpikiran positif.

Mengapa Orang Menjadi Bodo Amat?

Orang yang memilki pikiran positif jika akan melakukan suatu hal maka dia akan bimbang untuk melakukan hal tersebut.

Padahal itu bisa mendapatkan pengalaman yang lebih banyak.

Orang yang berpikiran positif malah menjadi pikiran negative bahkan kebalikan orang yang memiliki pikiran negative malah menjadi pikiran positif.

Seperti halnya orang yang hanya iseng iseng untuk mencoba suatu usaha atau mencoba hal hal yang aneh tidak habis pikir atau dengan cara bodo amat dengan semua yang dilakukan maka orang itu biasanya  malah yang berhasil.

Orang yang memiliki pikiran positif maka orang itu biasanya orang tersebut mudah di pengaruhi oleh pihak luar , beda dengan orang yang berpikir negative.

Orang yang sering kali diberi nasihat oleh orang lain maka dia akan mendengarkan.

Atau bahkan ia akan merasa bahwa nasihat orang tersebut tidak bermanfaat bagi hidupnya atau  bodo amat.

Orang itu tidak akan mendengarkan nasihat dari orang lain karena ia memilki pikirang yang negative.

Contoh seperti halnya kita ketika akan mengikuti sebuah usaha kecil kecilan seperti halnya kita ingin mengikuti usaha seperti berjualan masker, hijab, ataupun lainnya.

Apabila kita niat banget maka itu sulit untuk dilakukan, tetapi apabila kita hanya iseng iseng atau asal asalan semua bisa kita lalui meskipun kita mendapatkan pembicaraan dari orang lain, bahkan kita akan merasa bodo amat apalagi orang itu merendahkan bahwa ikutan bisnis itu untuk apa gunanya. 

Terkadang orang yang tidak tahu tentang usaha yang kita ikuti atau usaha yang kita buat maka orang itu menggap bahwa usaha yang kita ikuti itu sebagai usaha yang acak acakan.

Bahkan orang lain sering mengatakan bahwa kita bekerja sebagai sales karena kita sering melakukan promosi diberbagai media sosial.

Apabila anak atau orang tersebut minder dengan omongan orang tersebut karena dia dianggap sebagai pekerja sales.

Kalau anaknya gengsi maka dia akan merasa bahwa pekerjaan itu terlalu rendah bagi si dia adapun kalau ada anak yang merasa bodo amat dengan omongan orang tersebut maka dia akan tetap mengikuti bisnis tersebut.

Bahkan dia anggap bahwa orang sukses itu merintis dari bawah bukan  langsung menjadi orang yang sukses itu akan menjadi hal yang aneh.

Belajar Dari Anggota Geng Motor

Ada seorang geng anak motoran, dimata orang lain geng motoran itu hal yang aneh dan bahkan orang berpikiran anak geng motor itu anak yang nakal.

Padahal bukan semua anak geng motor itu nakal, terkadang ada orang yang mengatakan ngapain ngikut ngikut geng motor kan di rumah enak.

Sering kali orang mengatakan begitu tapi itu hobi anak laki laki.

Tetapi anak laki laki dikatakan seperti itu maka dia akan biasa saja bahkan terkadang dia merasa bodo amat karena mengikuti geng motor memiliki banyak pengalaman dan kenangan kenangan aneh yang dialami di tengah tengah jalan.

Seperti halnya apabila di suatu jalan ternyata ada suatu Kendala seperti ban bocor ataupun lainnya maka anak geng motor itu akan merasakan betapa susahnya hidup. 

Di suatu saat dia mendapatkan suatu ide untuk membuka tambal ban untuk membantu orang yang sedang kesusahan.

Dengan membukanya tambal ban dia akan merasa bahwa bengkel tambal ban cukup untuk membantu orang yang sedang bannya bocor ditengah jalan karena saat ini jarang sekali orang yang membuka tambal ban.

Namun kemudian hari dia berpikir bahwa tambal ban saja tidak cukup akhirnya dia mencoba untuk  membuka toko jual beli oli ataupun lainnya alat untuk kendaran. 

Setelah membuka toko dia berpikir untuk membuka sebuah  bengkel ganti oli, rem, lampu ataupun lainnya tapi dia berpikir karena dia tidak tahu sama sekali tentang mesin.

Tetapi dia tidak menyerah dan terus berpikir untuk mencari orang yang paham tentang mesin.

Akhirnya dia menemukan orang tersebut.

Ketika dia sudah menemukan orang yang dianggap mengerti tentang mesin maka dia langsung membuka bengkel.

Suatu  ketika dengan keisengan tersebut akhirnya orang yang memiliki bengkel mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Akhirnya keisengan orang tersebut tidak mubadzir. 

Maka kita tidak boleh menyerah tentang kegagalan yang kita lakukan.

Jangan mudah menyerah tentang apa yang kita lakukan dan jangan mudah merasa puas dengan apa yang sudah kita lakukan.

Apabila kita dikatakan oleh seseorang bahwa kita bodoh jangan mudah putus asa kita bisa menghilangkan kebodohan kita selagi kita mau berusaha.

Apabila ada orang yang mengatakan kita bodoh maka kita anggap saja itu angin lalu.

Seperti halnya ketika kita sedang boring di rumah kita bisa iseng iseng untuk membuat suatu makanan.

Meskipun makanan yang kita buat awalnya makanan itu tidak jadi maka kita harus mencoba mencari resep lain,  jangan putus asa karena makanan yang kita buat itu tidak jadi. 

Kita harus mencoba coba untuk mencari jalan menuju kesuksesan jangan diam saja apabila kita diam saja maka kita akan menjadi orang yang dikenal dengan generasi mundur bukan generasi maju.

Kita bisa melakukan hal hal yang aneh tetapi bisa bermanfaat bagi hidup kita bukan hal hal yang aneh tetapi tidak bermanfaat bagi kita.

Contoh hal lainnya, ketika kita di rumah bisa juga kita  mencoba membuat gambaran, kerajinan atapun lainnya dan mencoba untuk memposting hasil kerajinan kita di berbagai media social.

Apabila lukisan atau kerajinan kita bagus maka akan banyak peminat dan akhirnya membeli lukisan atau kerajinan kita.

Tetapi semua itu bisa dilakukan apabila kita tidak malas, mari kita membasmi rasa malas dengan kesibukan yang ada. 

Ditulis oleh Dinda

Notes: Apabila artikel ini berguna, silahkan dibagikan untuk menambah pengetahuan dan informasi baru. Terima kasih.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *